FULL COSTING

Dalam metode ini biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi persatuan dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan.

Metode harga pokok pesanan full costing dalam penentuan harga pokok pesanan dalam  penentuan harga pokok produksinya. Dalam metode ini terdapat rekening-rekening akuntansi diantaranya:

  1. Barang dalam proses: digunakan untuk mencatat biaya-biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik (debit), dan harga pokok produk jadi yang ditransfer ke bagian gudang (kredit).
  2. Persediaan bahan baku: digunakan untuk mencatat harga pokok bahan baku yang dibeli (debit), dan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam produksi (kredit).
  3. Gaji dan upah: rekening ini merupakan rekening antara (clearing account) yang digunakan untuk mencatat utang gajin dan upah (debit) dan upah langsung yang digunakan untuk mengolah produk jadi (krtedit).
  4. Biaya overhead pabrik: digunakan untuk mencatat biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi (debit) dan dibebankan kepada produk berdasarkan tariff (kredit).
  5. Persediaan produk jadi: digunakan untuk mencatat harga pokok produk jadi yang ditransfer dari bagian produksi ke bagian gudang (debit) dan harga pokok produk yang dijual (kredit).

About mpzainuddin90049

I am LA mania
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s